Budidaya Anthurium

Minat masyarakat untuk berwirausaha semakin hari semakin meningkat dan hal ini dipermudah pula dengan semakin banyaknya alternatif bisnis yang ditawarkan. Salah satu jenis alternatif bisnis tersebut adalah di bidang tanaman hias, seperti misalnya usaha budidaya anthurium. Bagi para penggemar tanaman hias, Anthurium sudah cukup populer dan harganya bisa menjadi hingga jutaan rupiah. Ini karena penampakannya yang memang khas, unik, dan menarik. Bagi Anda para penghobby tanaman hias dan berniat untuk menjadikan tanaman ini sebagai salah satu usaha yang menghasilkan keuntungan, berikut ini adalah beberapa hal yang bisa menjadi referensi Anda.

Target pasar usaha budidaya anthurium

Sama seperti produk-produk lain yang berkaitan dengan hobby atau kegemaran, seperti batu akik, ikan arwana, ikan lohan, atau yang lainnya, konsumen dari tanaman anthurium ini juga terbatas pada penggemarnya. Karena harganya yang tergolong tinggi untuk tanaman hias maka sebagian besar peminatnya berasal dari kalangan menengah ke atas. Meskipun demikian Anda tak perlu khawatir karena beberapa jenis anthurium bisa dihargai sangat fantastis sehingga peluang usaha budidaya anthurium ini masih cukup menjanjikan. Inilah beberapa hal yang penting sebagai informasi untuk merintis usaha tanaman hias ini.

  • Pengetahuan

Bekali diri sebanyak mungkin dengan pengetahuan tentang tanaman hias ini. Segala informasi tentang anthurium ini bisa Anda peroleh dari berbagai buku, internet, pelatihan, dan lain sebagainya. Akan lebih baik bila Anda bergabung dengan komunitas untuk saling bertukar info dan masukan.

  • Jenis tanaman hias

Bagi Anda yang tergolong pemula pada usaha budidaya ini, kenalilah terlebih dahulu jenis-jenis anthurium yang pada umumnya dibudidayakan, antara lain adalah Keris, Hokkeri (batang merah dan batang hijau), wave of love (gelombang cinta), Corong, Jemnanni, Superboom, dan Dasi. Hingga saat ini jenis yang termasuk paling mahal adalah Superboom dan wave of love dengan harga mulai dari 4 juta rupiah untuk ukuran kecil dan bisa dibandrol lebih mahal lagi bila tanaman sudah berukuran besar.

  • Kendala

Hal yang sering menjadi kendala pada bisnis budidaya anthurium ini adalah sulitnya menemukan dan melakukan pembibitan. Selain itu bagi pebisnis pemula mungkin masih sulit untuk memasarkan produknya karena peminat tanaman hias ini memang kalangan tertentu sebagaimana yang telah disinggung sekilas sebelumnya.

Promosi pada usaha budidaya anthurium

Untuk mengatasi permasalahan tersebut di atas, salah satu cara bisnis budidaya anthurium adalah mengefektifkan promosi atau marketing. Saat ini media yang sering menjadi pilihan bagi para pebisnis modern adalah internet, seperti merancang blog pribadi untuk mempopulerkan bisnis Anda, berpromosi melalui instagram, Twitter, atau Facebook juga bisa menjadi pilihan. Ambil foto tanaman-tanaman anthurium dagangan Anda sebagus mungkin dan pajang pada akun-akun sosial media Anda. Dengan demikian konsumen Anda menjadi tak terbatas hanya orang-orang yang berada di sekitar Anda saja.

Karena usaha ini tergolong usaha musiman yang banyak digemari karena trend oleh karena itu Anda harus sangat berhati-hati dan terus-menerus memonitor pasar. Anda harus segera berbuat sesuatu bila lambat laun nanti harga tanaman hias ini semakin merosot. Anda tentu ingat kondisi yang terjadi pada bisnis yang berkaitan dengan trend, seperti demam batu akik, demam tokek hias, demam ikan arwana atau lohan dan sebagainya. Sesungguhnya tak masalah turut berpartisipasi dalam bisnis yang bersifat musiman termasuk usaha budidaya anthurium tetapi Anda harus ingat agar tak sampai terlena. Nah, semoga bermanfaat!