berjuang

Tidak semua orang memiliki mental yang  kuat untuk menjadi pengusaha. Maka dari itu, seorang pengusaha yang sudah berhasil mandiri dengan memulai bisnisnya sendiri ini adalah hal yang perlu diapresiasi. Mental seorang pekerja yang terkadang menjadi mindset yang menempel dalam pikiran seseorang ini sangat banyak. Karena, nyatanya memang tidak mudah untuk mengubah suatu kondisi yang tadinya bekerja bersama orang lain dengan memperkerjakan orang lain. Maka dari itu, menjadi seorang pengusaha adalah suatu tantangan yang sangat besar bagi seseorang yang dahulnya memiliki pekerjaan sebagai karyawan perusahaan. Tidak ada yang salah menjadi karyawan. Hanya saja, terkadang ada tekanan dari berbagai pihak yang membuat diri seorang karyawan menjadi jenuh dan stress. Hal ini juga bisa membuat seseorang menjadi tertekan karena tidak memiliki power yang cukup kuat untuk melawan kembali keadaan.

Mengubah Mindset Terlebih Dahulu

Memiliki pekerjaan di zaman sekarang memang semakin sulit. Dari tahun ke tahun, mahasiswa yang baru saja lulus ini ada saja yeng menjadi pengangguran. Mendapatkan pekerjaan saat ini memang tidak semudah itu. Selain persaingan tenaga kerja ini semakin ketat, kemampuan para lulusan yang baru saja diwisuda ini kadang kurang dipertimbangkan karena belum adanya pengalaman. Maka dari itu, para HRD perusahaan lebih suka untuk meng-hire yang sudah memiliki pengalaman sebelumnya. Mindset pada saat mengambil kuliah dalam suatu jurusan biasanya karena ingin mendapatkan pekerjaan di dalam bidang yang sama. Namun, untuk negara yang jumlah penganggurannya masih tinggi ini perlu ada mindset baru yang dipetimbangkan. Seperti  ketika lulus nanti harusnya membuka suatu usaha dan menciptakan pekerjaan baru. Namun, hal ini masih sangat jarang terjadi. Sehingga, jumlah pengagguran juga ikut meningkat karena banyak dari lulusan suautu universitas atau perguruan tinggi ini belum mendapatkan pekerjaan.

Menjalankan Usaha Dengan Hati

Bekerja dengan gaji yang besar dan juga mendapatkan fasilitas yang memadai mungkin menjadi salah satu alasan seseorang tidak ingin untuk membuka suatu usaha. Karena, apabila berada di titik ini maka seseorang sudah berada di dalam zona nyamannya. Sehingga, akan sulit untuk mengubah keadaan ini. Sementara, untuk seseorang yang menyadari bahwa zona nyaman yang dirasakan ini harus dilepaskan, maka ha ini akan dilepaskannya dengan ikhlas. Membulatkan tekad untuk menjadi pengusaha ini memang bukan hal yang mudah. Sehingga, kemampuan mental dan fisik dari seseorang perlu mencapai suatu titik yang membuat yakin untuk memulai usaha ini. Memilih jenis usaha yang akan dijalankan ini sebaiknya dilakukan sesuai dengan hati. Karena, ketika memulai usaha yang tidak dijalankan dengah hati yang ikhlas, maka usaha ini juga bisa dilepaskan dengan mudah tanpa rasa kehilangan. Ada berbagai manfaat dari membuka usaha sendiri yang bisa dirasakan, seperti sebagai berikut :

  • Membuka Peluang Usaha Untuk Orang Lain

Dengan membuka usaha sendiri akan membuat peluang usaha untuk orang lain semakin besar. Sehingga hal ini akan mengurangi jumlah pengangguran yang ada.

  • Tidak Bergantung Pada Perusahaan

Memiliki usaha sendiri tentunya tidak perlu menggantungkan diri pada perusahaan. Tidak perlu menunggu tanggal gajian di setiap bulan. Karena gaji ini didapatkan melalui usaha sendiri.

  • Menjadi Pemimpin

Saat menjadi karyawan tentu semua level dimulai dari bawah. Ketika memiliki usaha sendiri , maka diri sendirilah yang akan memimpin diri sendiri maupun karyawan lainnya. Karena itulah untuk menjadi pengusaha ini perlu mental yang sangat kuat untuk menghadapi hal – hal yang jauh di depan nantinya.